Detik-detik Bertemunya Uben dan Betty di Sanctuary Anoa Lejja

Detik-detik Bertemunya Uben dan Betty  di Sanctuary Anoa Lejja
Dok. KSDA Sulsel
Detik-detik Bertemunya Uben dan Betty  di Sanctuary Anoa Lejja
Detik-detik Bertemunya Uben dan Betty  di Sanctuary Anoa Lejja
Detik-detik Bertemunya Uben dan Betty  di Sanctuary Anoa Lejja

Makassar, Senin 29 Juni 2020. Anoa merupakan hewan endemik di Pulau Sulawesi, kini populasi habitat alaminya diperkirakan mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Berdasarkan data ICUN Red List satwa endemik Indonesia, di seluruh Sulawesi, tidak lebih dari 2.500 individu. Untuk Sulawesi Utara diperkirakan 300 individual.

Meningkatkan populasi Anoa merupakan tujuan dari Sanctuary Anoa Lejja yang terletak di Kota Soppeng Sulawesi Selatan dan dikelola oleh Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan yang bekerjasama dengan berbagai pihak baik swasta dan pemerintah setempat.

Kini Anoa daratan tinggi jantan dengan usia remaja yang bernama “Uben” tidak lagi sendiri. Se-ekor Anoa daratan tinggi betina berumur 3 tahun bernama “Betty” yang berasal dari Lembaga Konservasi Citra Satwa Celebes akhirnya didatangkan oleh tim gabungan Seksi Wilayah 3 dan 4 BBKSDA Sulsel tanggal 28 Juni 2020. Dikomandoi Kepala Seksi Beny dan Santiago, Anoa betina dengan berat 50 Kg ini sampai dengan selamat setelah menempuh perjalanan kurang lebih 5 Jam dari kabupaten Gowa menuju Sanctuary Anoa Lejja di Kabupaten Soppeng.

Beny Daly selaku kepala seksi Wil 3 dalam keterangannya mengatakan “Satwa liar jenis Anoa Pegunungan (Bubalus quarlesi) Jenis kelamin Betina bernama "Betty" merupakan hasil penyerahan Lembaga Konservasi Citra Satwa Celebes di Gowa. Satwa berumur 3 (tiga), berat kurang lebih 50 kg, tinggi 60 cm.”

“Sebelum diangkut menggnakan kandang transport terlebih dahulu kami cek kesehatannya. Dan setelah tiba di Sanctuary Anoa kami tempatkan di kandang habituasi yang terpisah dari Uben agar Si Betty ini mulai adaptasi dan kita monitoring kembali kesehatannya” Tambah Beny.

Kepala Balai KSDA Sulawesi Selatan Thomas Nifinluri memberikan apresiasi kepada Tim evakuasi yang membawa Betty dengan selamat ke Sanctuary Lejja. Dalam keterangannya “Semoga dengan adanya Anoa Betina tersebut program breeding Sanctuary Anoa dapat berjalan sehingga populasi Anoa di sulawesi bertambah. ”

Dari video dan foto laporan lapangan Betty terlihat sehat di kandang. Pergerakannya terlihat lincah dengan berlari di seputaran kandang dan memakan rumput. Hewan ini memang terlihat liar, saat orang datang menghampiri kandangnya. Berbeda dengan Uben yang sepertinya masih malu-malu mendekati Betty. Penulis berharap Betty dan Uben sehat selalu, kita doakan semoga pasangan baru ini di Sanctuary Anoa bisa melahirkan Anak-anak Anoa yang lucu dan sehat. Semoga setelah pandemi ini brakhir kita bisa bertemu.