DULU, KINI DAN NANTI PENGELOLAAN TAMAN BURU KO’MARA

DULU, KINI DAN NANTI PENGELOLAAN TAMAN BURU KO’MARA
Konsultasi Publik Pembangunan Sarana dan Prasarana Taman Buru Ko'mara

BBKSDA SULSEL - Takalar, 26 Mei 2018. Dahulu kala, Kawasan hutan yang kini disebut Taman Buru Ko'mara merupakan tempat para Raja dan petinggi kerajaan Polongbangkeng untuk berburu satwa liar. Bahkan Penguasa wilayah tersebut sering mengundang raja-raja sekitarnya untuk berburu bersama. Demikian penuturan Drs. H. A. Makmur A. Sadda, MM ketua Umum Perbakin Takalar yg juga merupakan turunan langsung H. Padjonga Daengngalle, Raja ke 12 sekaligus Penguasa terakhir wilayah Polongbangkeng (Pahlawan Nasional RI). Hal ini disampaikan untuk meluruskan sejarah perburuan di TB Ko'mara diakhir acara pembukaan kegiatan Konsultasi Publik Pembangunan Sarana dan Prasarana Taman Buru Ko'mara kamis, 24 Mei 2018 di Ballroom Penginapan Nyigiru Takalar.

Kegiatan ini dihadiri 40 peserta yang berasal dari Instansi/perwakilan DPRD, Bapedda, Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup & Pertanahan, Kodim, Perbakin, Balai Penegakan Hukum KLHK, Koramil, Polres, Polsek, Kepala Desa, Imam Desa, Kepala Dusun, Tokoh masyarakat/Tokoh Agama dan Media Pers Kabupaten Takalar, yang disampaikan Jamaluddin, S.Sos, Kepala Resort Ko’mara sekaligus ketua panitia Konsultasi Publik ini,

Kepala Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan Ir. Thomas Nifinluri, M. Sc menyampaikan kegembiraannya atas kehadiran tamu undangan yang menurutnya menunjukan optimisme terhadap rencana pembangunan sarana dan prasarana TB Ko'mara. Lebih lanjut beliau mengatakan, Provinsi Sulsel memiliki potensi khas mulai dari pantai, sungai, danau, karst, hingga potensi wisata sejarah budaya. TB Ko'mara sebagai role model pengembangan kawasan konservasi berbasis masyarakat yg diharapkan bisa menjadi salah satu destinasi tujuan utama wisata di Indonesia.

Wakil Bupati Takalar H. Ahmad Dg. Se're, S. Sos sangat mengapresiasi informasi Kepala Balai Besar KSDA Sulsel terkait keistimewaan kawasan konservasi TB ko'mara, dan beliau sepenuhnya akan mendukung pembangunan dan pengembangan TB Ko'mara baik dalam kapasitas perwakilan pemerintah daerah maupun secara pribadi. Setelah sambutannya, beliau kemudian membuka acara Konsultasi Publik Pembangunan Sarana dan Prasarana Taman Buru Ko'mara dengan.

Sesi selanjutnya diisi penyampaian materi Kebijakan Pengelolaan dan Pengembangan Pariwisata Kabupaten Takalar oleh Kepala Bidang Pariwisata Muh aswad, SE., M.AP dan materi Rencana Pembangunan Sarana dan Prasarana Pariwisata Alam TB ko'mara oleh Kepala Bidang KSDA wilayah II parepare Ir. Ahmad Yani, kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab.

Akhir acara, perwakilan peserta secara bersama menandatangani draf kesepakatan pembangunan sarana dan prasarana pariwisata alam TB Ko'mara, yg kemudian dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama.

Sumber : Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan