KUNJUNGAN KEPALA BALAI BBKSDA SULSEL DI KEMAH KONSERVASI HCPSN 2020 SAHABAT PENYU DI PANTAI MAMPIE POLEWALI MANDAR

KUNJUNGAN KEPALA BALAI BBKSDA SULSEL DI KEMAH KONSERVASI HCPSN 2020 SAHABAT PENYU DI PANTAI MAMPIE POLEWALI MANDAR
Dok. KSDA Sulsel
KUNJUNGAN KEPALA BALAI BBKSDA SULSEL DI KEMAH KONSERVASI HCPSN 2020 SAHABAT PENYU DI PANTAI MAMPIE POLEWALI MANDAR
KUNJUNGAN KEPALA BALAI BBKSDA SULSEL DI KEMAH KONSERVASI HCPSN 2020 SAHABAT PENYU DI PANTAI MAMPIE POLEWALI MANDAR
KUNJUNGAN KEPALA BALAI BBKSDA SULSEL DI KEMAH KONSERVASI HCPSN 2020 SAHABAT PENYU DI PANTAI MAMPIE POLEWALI MANDAR

Polewali Mandar, Rabu, 4 November 2020  –    Kunjungan Kepala Balai BBKSDA SULSEL Bersama tim sebagai narasumber di Talkshow dan Kemah Konservasi memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 2020 atau HCPSN 2020 di kediaman Sahabat Penyu, Pantai Mampie Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Dalam HCPSN 2020 di Polewali Mandar turut hadir juga Nenny Tandi Rapak,  S. Hut, M. Si Kabid PHKSDAE Dishut Provinsi Sulbar, Kepala Dinas DLHK Ir. Hj. Rahmin, M.Si didampingi sekretarisnya Hikmah, ST, M.Si  serta Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata H. Darwin Badaruddin, M.Pd.

Dari kaum milenial dan juga pelaksana kemah konservasi HPCSN 2020 dihadiri Adriansyah duta laut Indonesia 2020 dan Yusrie Mampie seorang local champion dalam penyelematan penyu di Sulawesi Barat. Kata Adriansah “Giat ini sebenarnya sudah kami rencanakan dari tahun 2019 namun akibat covid-19 baru bisa kita laksanakan November ini.”

Dalam sambutan pembukaan Kepala balai besar Ir. Thomas Nifinluri, M,SC “saya sangat mengapresiasi giat kemah konservasi dalam rangka HCPSN 2020 yang jatuh 5 November 2020 dan dilaksanakan di Desa Mampie. Apalagi Pantai Mampie dengan sahabat Penyu-nya sudah mendunia.”

“mengenai penyu, memang kita belum bisa maksimal dalam konservasinya di Sulawesi Barat karena beberapa waktu ada kasus ratusan penyu yang dibunuh di Mamuju Utara karena dianggal memakan rumput laut. Dan kami BBKSDA Sulsel menyesalkan penghentian penyidikan pada kasus ini.” Tambah Thomas.

“Camp Konservasi HCPSN kali ini sangat menarik rangkaian acaranya, ada Sekolah laut, Nobar atau Nonton bareng yang kreatif dan inovatif melalui media social. Semoga acara ini menambah wawasan kita dalam penyelamatan penyu dan konservasi lainnya di Polman dan sekitarnya.” Tutup Thomas.

Sebagai informasi Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional rutin diperingati pada tanggal 5 November di setiap tahunnya. Peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional dimulai pertama kali pada tahun 1993, Peringatan ini ditujukan untuk meningkatkan kepedulian, perlindungan, pelestarian puspa dan satwa nasional serta untuk menumbuhkan dan mengingatkan akan pentingnya puspa dan satwa dalam kehidupan kita.

Kemah Konservasi HCPSN 2020 ini akan berlangsung selama 2 (dua) hari yaitu tanggal 4-5 November 2020 menerapkan protokol covi-19 dengan jaga jaga jarak, pakai masker dan rajin cuci tangan dengan  peserta kemah  dari berbagai kalangan dan komunitas peduli lingkungan, Traveler serta kaum milenal yang datang dari berbagai kota Sulawesi Barat.

 

Penanggung Jawab  Berita:

Kepala Subag Data, Evlap dan Humas

Murniaty, S.Hut