PEMBENTUKAN KAWASAN EKOSISTEM ESENSIAL (KEE) MANGROVE BALUNO DI KABUPATEN MAJENE PROVINSI SULAWESI BARAT

 PEMBENTUKAN KAWASAN EKOSISTEM ESENSIAL (KEE) MANGROVE BALUNO  DI KABUPATEN MAJENE PROVINSI SULAWESI BARAT
Dok. KSDA Sulsel

Sulbar, 28 November 2019 - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan selaku UPT Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) yang berada di bawah naungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melaksanakan giat pembentukan Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Bulano di Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat pada Hari Kamis, (28/11) bertempat di Hotel Villa Bogor Kabupaten Majene Sulawesi Barat.

Dilokasi pembentukan yang ditempuh kurang lebih 7 Jam dari Kota Makassar itu di buka oleh Bupati Majene, DR H. Fahmi Massiara, MH dan dihadiri oleh Kepala BAPPEDA, Kepala Dinas Lingkungan Hidup serta OPD Kabupaten Majene antara lain : Dinas Pariwisata, PU, Pertanahan, Dishut Sulbar, Camat, Kepala Desa dan Yayasan Bulano serta UPT KLHK Provinsi Sulbar.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan SK Bupati tentang KEE Mangrove Bulano kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Majene. Selanjutnya acara disii dengan pemberian materi oleh Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan Ir. Thomas Nifinluri, M.Sc terkait Kebijakan Pengelolaan Ekosistem Mangrove  Sebagai Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Majene dengan di Moderasi oleh Dosen Senior Universitas Sulawesi Barat (UNSULBAR).