Tim WRU BBKSDA Sulsel Lepasliarkan Monyet Dare di TN Bantiumurung Bulusaraung

Tim WRU BBKSDA Sulsel Lepasliarkan Monyet Dare di TN Bantiumurung Bulusaraung
Dok. KSDA Sulsel

Maros, 9 Desember 2019 – Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan melaksanakan giat pelepasliaran Macaca maura atau biasa dikenal Monyet Dare dalam Bahasa setempat di Karaenta, Berlokasi di wilayah Seksi Wilayah II Camba Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN.Babul) pada Hari Kamis, 5 Desember 2019.

Sebanyak 4 Ekor Macaca maura dilepasliarakan  Tim WRU dalam keadaan sehat telah melalui Standar Operasional Prosedur pelepasliaran, Ke 4 Ekor Macaca maura ini telah mendapatkan tindakan preventif berupa deworming dan pemberian vitamin pada saat kedatangan, kemudian pemantau kesehatan, variasi pakan, rehabilitasi/habituasi serta yang masih menunjukkan sifat liar langsung direlease ke habitatnya.

 

Nurdin yang merupakan anggota WRU dalam keterangannya “ke 4 Ekor Macaca maura ini berasal dari beberapa operasi evakuasi dan serahan masyarakat. Yang terakhir itu dari operasi evakuasi awalnya kami mendapat laporan bila ada Macaca yang menumpang di sebuah truck dari karaenta hingga saat di Maros Macaca tersebut turun dan bersembunyi di belakang Transmart Maros untuk tinggal dan mencari makan di sekitar rumah warga” Terang Nurdin.

 

“Proses evakuasi satwa di Lokasi Transmart berlangsung cukup sulit karena di lokasi pemukiman penduduk dan tingkah satwa yang liar. Alhasil Tim menggunakan Teknik chemical restrain / pemberian obat bius pada umpan makanan kemudian Macaca tersebut dapat di evakuasi dengan aman”. Tambah Nurdin.

Pada proses rilisnya Tim WRU BBKSDA Sulsel didampingi Staf TN. Babul dan proses rilis berjalan lancar. Kepala Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan Ir.Thomas Nifinluri, M.Sc memberi apresiasi  kinerja Tim WRU Balai yang fast respon terkait konflik satwa dan masyarakat. “Kedepannya koordinasi dengan Satker terkait akan terus dilakukan semoga Satwa yang dilepaskan bisa survive di Hutan Karaengta.” Terang Thomas.

Sumber : Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan

Penanggung Jawab Berita: Kepala Subag Data, Evlap dan Humas BBKSDA Sulsel - Husain. SH